PT Bahana Sekuritas mengadakan acara Bahana Corporate Access dengan topik “Menelusuri Strategi Investasi Danantara : Dari Pipeline hingga Eksekusi”

Pada tanggal 8 Oktober 2025, PT Bahana Sekuritas menyelenggarakan acara Bahana Corporate Access dengan topik “Menelusuri Strategi Investasi Danantara: Dari Pipeline hingga Eksekusi”. Kegiatan ini bertujuan menjadi sarana berbagi informasi dan wawasan strategis kepada para investor pasar modal mengenai arah dan kebijakan investasi Holding Investasi Danantara Indonesia, khususnya pada sektor-sektor prioritas yang menjadi fokus pengembangan jangka panjang.

Dalam pemaparannya, Danantara Indonesia menegaskan empat sektor prioritas investasi, yaitu hilirisasi produk mineral tambang seperti nikel, bauksit, dan tembaga untuk menciptakan produk bernilai tambah; pengembangan energi baru dan terbarukan melalui proyek pembangkit listrik berbasis panas bumi, hidro, surya, dan angin; penguatan infrastruktur digital yang mencakup data center, jaringan fiber optik, menara seluler, serta kabel bawah laut guna mendukung konektivitas nasional; serta sektor logistik yang meliputi warehouse dan trucking untuk memperkuat rantai pepasok dalam ekosistem operasional BUMN. Keempat sektor tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem bisnis BUMN yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

Acara ini turut menghadirkan Bapak Reza Yamora Siregar, Managing Director & Chief Economist BPI Danantara Indonesia, yang menyampaikan paparan bertajuk “Makro Ekonomi Indonesia 2025: Perspektif Danantara”. Kegiatan dilanjutkan dengan keynote speech dari Bapak Stefanus Ade Hadiwidjaja selaku Managing Director Investment Holding Danantara Indonesia, serta diskusi panel bersama perwakilan dari Mind ID, PT Pertamina Power Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Melalui program acara ini, Bahana Sekuritas berharap dapat memperkuat pemahaman investor terhadap strategi investasi nasional serta mendorong terciptanya sinergi yang berkelanjutan di pasar modal Indonesia.

Tags:

What do you think?

Related Insights